www.domainesia.com

05 Agustus 2012

AKU CINTA KEPADAMU(puisi/sajak ke 131)


Itu bukanlah halangan
itu adalah tantangan

Ini bukanlah beban
ini adalah hal....
yang harus diselesaikan
secara baik dan sungguh-sungguh

Semua menjadi indah
ketika kaidah alam terikuti

Semua menjadi damai
ketika semua berangkat
dari keadilan

Semua menjadi bahagia
ketika kita....
terus berpangkal kepada janji Ilahi

KARYA: WISNU MURTI
BATURADEN, 17 DESEMBER 2011(16.15 WIB)

 
PENGGALAN KATA
-Ingat-ingatlah kebaikan Tuhan kala kita mencari kekuatan di tengah pergumulan.
-Ketika konflik antar sesama tidak dapat dihindari,kita harus selalu menyediakan segudang pengampunan bagi lawan kita.
-Hidup yang penuh kasih seharusnya menjadi ciri khas kehidupan orang yang percaya(diambil dari catatan desember 2011).


YANG PALING KUCINTAI(puisi/sajak ke 130)


Merekahlah cinta dan cerita
sampai pada saat......
ketika kuhirup nafas ini
ketika kutuliskan puisi ini

Kulakukan untuk sesuatu
agar kesadaranku terus bergerak
agar kesadaranku....
bisa menyadarkan sesama

Kulakukan untuk sesuatu
sebagai perwujudan keyakinanku
sebagai perwujudan rasa cintaku
kepada Sang Rabb,tempatku pulang kembali

Merekahlah cinta dan cerita
yang indah.....
berbuahkan ridhlo dan hikmah
dari Sang Maha Pemberi

KARYA: WISNU MURTI
BATURADEN, 13 DESEMBER 2011(04.50 WIB)


PENGGALAN KATA
-Kesulitan yang kian besar justru harus bisa menjadi "kendaraan" kita untuk kian berserah,memercayakan diri pada bimbingan Tuhan.Percaya,ikhlas,dan pasrah akan membawa kita "melayang"di tengah hembusan angin persoalan.
-Ketika tantangan hidup membesar...perbesarlah kepercayaan dan keyakinan kita kepadaNya.
-Terima kasih ya Allah atas semua berkah yang telah,yang sedang,dan yang akan selalu Engkau berikan kepada hamba dan orang-orang yang hamba kasihi.

 
PUISI TITIPAN 

JALAN-JALAN SORE(puisi/sajak ke 129)


Bagian kita.....
berada di esok pagi
ada berbagai macam tawaran
yang tersaji rapi

Bilamana.....
arah hujan menjadi lepas
tak kan ada kekeringan
di esok pagi

Ruang malam....
menetas sempurna
jadikanlah tangis
sebagai sesuatu yang indah

Lepaslah sore....
yang menelanjangi penat
yang bersungut-sungut
tenggelam di palung neraka

Waktu itu netral
tak berpihak
pada siapapun,dan
pada apapun

KARYA: WISNU MURTI
BATURADEN, SELASA 31 JANUARI 2012(13.05 WIB)


PENGGALAN KATA
-Fakto pendorong yang salah akan membuat kita keliru menentukan tujuan hidup dan berujung kerugian pada diri kita sendiri.
-Dendam tak menyelesaikan masalah bahkan ia dapat menjadikan kita orang yang kalah.
-Ketika berani memberi,Tuhan tidak akan membiarkan kita kekurangan,sebaliknya,Dia akan membuat kita berkecukupan,bahkan berlebihan.


AQIDAH CINTA(puisi/sajak ke 128)


Sekuntum doa....
menyembul dari dalam
kepada pemilik cinta
untuk segala kehendakNya
yang bisa kita sadari

Karib menanti.....
sedu sedan yang terakhir
agar manfaat....
kembali dalam diri
membias laksana sinar putih

PernyataanNya jelas.....
dalam sampah setiap anak manusia
untuk titian takdir
yang selaras......
dengan kehendakNya

Mari bermuhasabah
didalam siang dan malam
didalam nikmat.....
dan kelelahan
itulah,sambutan kebaikan

KARYA: WISNU MURTI
BATURADEN, SELASA 31 JANUARI 2012(12.50 WIB)

 
PENGGALAN KATA
Jalan Tuhan jauh berbeda dengan jalan manusia,standar kebenaran dan keadilanNya juga lain dari standar manusia,seperti langit dan bumi.Manusia hanya melihat sepotong gambar,Allah melihat gambar itu secara menyeluruh,manusia hanya mengamati tindakan lahiriah,Tuhan sanggup menilik sampai ke relung hati yang paling dalam.Apa yang dianggap baik oleh Tuhan bisa jadi malah dianggap jahat oleh manusia.Ketika kita berharap mendapat bagian sama rata,Tuhan membagikan karunia menurut keperluan masing-masing orang.Apa yang kita rasa lamban,bagi Dia indah pada waktunya.......Adakah harapan kita yang belum terwujud sampai saat ini?Atau,adakah doa yang sekian lama kita panjatkan,tetapi kita belum kunjung melihat titik terang jawabanNya?...Tuhan bukannya berdiam diri.Bisa jadi Dia justru sedang menjawabnya secara tak terduga,menurut jalanNya bukan menurut jalan kita. 

PUISI KAMI SENANG